SHARE
www.newstatesman.com

Bagi kamu yang suka banget sama film Disney bergenre fantasi, film Alice Through The Looking Glass bisa jadi daftar nonton kamu tahun ini.

Film yang diangkat dari novel klasik karya Lewis Caroll ini benar-benar memanjakan mata para penontonnya. James Bobin, sang sutradara, berhasil menyajikan imajinasi negeri dongeng antah berantah dalam balutan nuansa yang fun, penuh warna dan so sparkling.

Setelah tiga tahun mengembara ke negeri Cina dengan kapal peninggalan ayahnya, Alice (diperankan Mia Wasikowska) kembali ke tanah kelahirannya di Inggris. Di sana dia segera saja ditunjuk oleh Hamish (Leo Bill) untuk menjadi seorang juru tulis administrasi di pemerintahannya.

Jelas dong ini bukan Alice banget. Secara, gadis pemberontak itu doyan keluyuran dan jalan-jalan. Nggak kebayang kan kalau dia harus stay di satu tempat dan mengerjakan kegiatan yang membosankan.

Ok, kembali ke cerita awal.

Yang membuat Alice tambah dongkol, kapal kesayangannya, The Wonder, diminta secara paksa oleh Hamish, mantan tunangannya. Dia memaksa sang Ibunda Alice (Lindsay Duncan) untuk menjual kapal tersebut.

Alih-alih menuruti penawaran Hamish, Alice malah kabur dari Inggris. Lagi-lagi meninggalkan Ibu tersayangnya. Dia teringat kembali negeri dongeng yang pernah dikunjunginya, the Wonderland.

Alice pun melewati kaca besar di ruangan terlarang milik ayahnya dengan mudah. Seolah hanya terjun ke dasar kolam paling dalam. Dia kembali ke negeri antah berantah, dimana kapten muda kapal The Wonder itu bisa berbuat sebebas dan sesukanya.

Di negeri yang penuh ketidak-masuk-akalan itu, Alice kembali dipertemukan dengan White Queen (Anne Hathway), Tweedledee and Tweedeldum (Matt Lucas) dan sahabat karibnya Mad Hatter (Johnny Depp).

Alice and Mad
Alice bertemu kembali dengan Mad Hatter di negeri Wonderland, dari www.thewrap.com

Tetapi, justru kesedihan yang dirasakan Alice saat kembali ke wonderland. Pasalnya, Mad Hatter mengalami sekarat. Dia mengalami kesedihan yang amat parah karena kehilangan seluruh keluarga besarnya.

Sang pembuat topi itu terus berkhayal bahwa keluarganya masih hidup, namun tidak seorang pun percaya kecuali Alice. Petualangan pun dimulai di bagian ini.

Alice harus kembali ke masa lalu. Travel time. Demi menyelamatkan Mad Hatter dan keluarga tercintanya dia melintasi waktu dengan mesin bernama Cronosphere.

Meraih sesuatu yang baik tidak semudah menjilat es krim. Alice harus melewati berbagai halang rintang. Termasuk kembali dipertemukan dengan musuh lamanya, Red Queen! (Helena Bonham Carter) dan musuh barunya, Time (Sasha Baron Cohen).

redqueenheader
Musuh lama Alice, Red Queen, kembali bertemu, dari www.theindiewire.com

Tekad Alice menyelamatkan keluarga Mad Hatter sangat kuat. Dia bahkan harus mengorbankan beberapa pihak dan hampir memusnahkan waktu. Bagaikan kiamat, waktu menjadi kacau, seluruh alam jadi nggak menentu dan kegagalan hampir menghampiri Alice.

“Kamu tidak bisa kembali ke masa lalu. Tetapi kamu bisa mengambil pelajaran darinya,” kata Time saat gadis keras kepala itu berusaha keras mengakurkan kakak-beradik White Queen dan Red Queen di masa lalu.

Film yang berangkat dari dongeng masa kecil ini tentunya berakhir bahagia. Khas cerita Disney. Nilai-nilai menghargai waktu dan keluarga amat ditonjolkan. Sangat cocok nonton bareng keluarga kamu. Ditambah gambar dan tampilan visual yang ciamik abis. Kostum, make up, dekorasi dan visual efek yang penuh warna membuat kamu bakalan betah di depan layar.

Jenis film: Adventure, fantasy, family |Sutradara: James Bobin| Penulis naskah: Linda Woolverton| Aktor&Aktris: Johnny Depp, Mia Wasikowska, Anne Hathway, Helena Bonham| Durasi: 1 jam 53 menit

LEAVE A REPLY