SHARE
4.bp.blogspot.com

Siapa sih yang gak kenal sama gosip? Yup, singkatan dari kata ‘Makin digosok makin sip’ ini seringkali dikaitkan dengan sosok wanita. Why?

Banyak faktor diantaranya yang membuat gosip melekat erat dengan para wanita, salah satunya adalah kebiasaan ngobrol ngalor-ngidul yang gak pernah jelas tujuannya. Oke, karena kejelasan tujuan hanya dimiliki para angkutan umum. Hehe..

Balik lagi ke pembahasan!

Gosip adalah kebiasaan menggunjingkan orang lain, dan ini dinyatakan sebagai perbuatan dosa. Meskipun dikenal sebagai perbuatan salah, nyatanya banyak orang yang senang dengan kebiasaan ngegosip. Padahal banyak pula diantaranya yang mengaku tidak ingin menjadi bahan gosip, dan parahnya lagi, mereka yang punya kebiasaan ngegosip justru seringkali mengelak ketika dinyatakan sebagai tukang gosip! Yaa itulah manusia, mahluk yang sangat perlu dimaklumi girls.

Memiliki kaitan yang erat dengan hal-hal negatif, ternyata gosip juga memiliki beberapa sisi positif. Are you sure? Masih perlu dipertimbangkan sebenernya. Hehe. Tapi, buat kalian yang senang ngegosip, pastinya terkejut dengan apa yang diungkapkan para ilmuan ini.

 

Gosip menjaga kesehatan mental dan membuatmu lebih waspada

Oow, gosip itu bikin penasaran, dari http://a.blogsaya.com
Oow, gosip itu bikin penasaran, dari http://a.blogsaya.com

Bener gak sih gosip bisa jaga kesehatan kita? Menurut seorang peneliti yang berasal dari Universitas of Griningen, Belanda, yaitu Elena Martinescu. Kebiasaan ngegosip bisa memberikan pelajaran bagi seseorang, utamanya terkait pelajaran dengan masalah sosial yang dapat dilihat dari pengalaman orang lain. Dengan bergosip, mereka juga dapat menyimpulkan masalah apa saja yang dihadapi oleh dirinya sendiri, sehingga evaluasi atau intropeksi pun dapat dilakukan dengan mudah, tanpa perlu melakukan pengujian terlebih dahulu. Yup, karena pengujiannya udah dilakukan orang lain girls!

Itulah kenapa dengan kebiasaan ngegosip kamu bisa lebih ‘awas’ akan hal yang muncul di lingkungan atau bahkan kehidupanmu sendiri. Orang yang seneng ngegosip juga lebih peka dan mampu berjaga akan setiap kemungkinan yang terjadi padanya di hari kemudian.

 

Gosip membantu perbaiki diri

Perbaiki diri dari gosip orang lain, dari http://i1.wp.com/boombastis.com
Perbaiki diri dari gosip orang lain, dari http://i1.wp.com/boombastis.com

Dalam penelitian yang dilakukannya, Martinescu bersama para peneliti lainnya melakukan percobaan untuk melihat bagaimana reaksi orang ketika dihadapkan dengan gosip di lingkungannya. Hal ini ia lakukan dengan mengambil 184 orang mahasiswa yang diminta untuk menuliskan deskripsi singkat dari tugas kelompok yang telah diberikan padanya.

Dalam tugas penelitian tersebut, salah satu anggota dari kelompok mereka dijadikan sebagai subjek penelitian yang kemudian dikenal sebagai sosok X. Setelah itu, subjek inilah yang kemudian mendapatkan penilaian mengenai deskripsi serta evaluasi dari seluruh anggota kelompok lainnya. Dari penelitian tersebut, hasilnya pun cukup menarik dan bahkan mengejutkan, karena rata-rata hasil deskripsi dan evaluasi justru mengarah pada tiga bagian kategori di bawah ini :

  • Dari informasi yang saya terima, saya berpikir bahwa saya dapat belajar dengan lebih banyak jika dibandingkan dengan sosok X untuk setiap tugas kelompok yang dikerjakannya.
  • Dari informasi yang saya terima, saya berpikir bahwa saya dapat belajar dengan lebih baik jika dibandingkan dengan cara belajar sosok X.
  • Dari informasi yang saya terima, saya berpikir untuk melindungi image saya dengan lebih baik dalam melakukan tugas kelompok belajar ini.

Tiga kategori tanggapan tersebut tentunya menunjukkan bahwa cara mereka menanggapi gosip itu muncul sebagai bentuk evaluasi diri terhadap lingkungan di sekitarnya. Karena itulah sangat beruntung apabila gosip yang dimunculkan adalah gosip positif. Namun apa jadinya jika gosip yang muncul adalah gosip negatif?

 

Gosip negatif bikin hidup tambah rumit

Gosip gak jauh beda sama bullying! dari http://www.brocku.ca
Gosip gak jauh beda sama bullying!, dari www.brocku.ca

Gosip negatif memiliki pengaruh yang luar biasa. Pasalnya hal ini dapat membuat kehidupan korban atau orang yang digosipkan menjadi runyam. Apalagi mereka yang ngegosip seringkali tidak peduli dengan fakta sebenarnya dan hanya melakukan judgement tanpa alasan jelas.

Sementara itu, kebiasaan ngegosip juga bakal merusak reputasimu sendiri, girls! Seperti munculnya image baru sebagai penggosip yang tentunya merusak kehidupan orang lain. Tidak hanya itu saja, setiap orang yang ada di sekitarmu pun akan lebih menjaga jarak. Why? Karena rasa kepercayaan menghilang dengan lebih mudah.

Meskipun gosip positif mampu mengevaluasi kesehatan mental. Tapi gosip negatif juga dapat merugikan kehidupanmu dan orang sekitar. So, buat kalian yang punya kebiasaan ngegosip, sebaiknya apa yang hendak diucapkan, dipikirkan dulu dengan lebih matang.

Baca juga : Hati-Hati! Kelakuan Ini Bisa Bikin Temanmu Menjaga Jarak

 

LEAVE A REPLY