SHARE
Pengantin Adat Betawi Modern
www.jasapengantin.com

Pernikahan merupakan momen paling dinantikan oleh semua perempuan, karena pada saat itulah mereka bisa menjadi seorang putri bak di negeri dongeng.

Meski hanya semalam tapi pengalaman mengenakan gaun pengantin pasti akan selalu dikenang. Bagi yang mengenakan hijab pun kini tidak perlu khawatir karena sudah ada beragam pakaian adat yang dimodifikasi untuk muslimah.

 

Betawi

Pengantin betawi www.sewabusanabetawi.blogspot.com
Pengantin Betawi, dari www.sewabusanabetawi.blogspot.com

Kalian pasti cukup familiar dengan pakaian adat Abang-None ini. Pakaian adat dari Betawi. Memang sedikit berbeda dari yang biasa kita lihat di televisi, karena ini merupakan contoh yang modern.

Konsep dasarnya tetap mempertahankan bando dengan tirai yang menghiasi wajah pengantin perempuan. Sedang untuk pengantin pria adalah sarung atau kain yang diikatkan pada bagian pinggang.

 

Sulawesi

Baju Bodo Bugis www.tivapink.blogspot.com
Baju Bodo Bugis, dari www.tivapink.blogspot.com

Pakaian adat pengantin Bugis adalah dengan menggunakan baju Bodo. Baju Bodo merupakan pakaian adat dengan bentuk yang tampak sederhana, berbentuk badan lurus, lengan pendek yang longgar dan tanpa kerah.

Untuk acara pernikahan tentu akan dilengkapi dengan aksesoris seperti kembang goyang untuk bagian kepala, kalung, gelang dan anting.

Uniknya warna-warna pada baju Bodo memiliki makna yang membedakan umur dan status sosial. Contohnya warna merah melambangkan warna perempuan berusia 17-25 tahun, sedangkan ungu melambangkan status janda.

 

Sumatera

Suntiang Minangkabau www.tivapink.blogspot.com
Suntiang Minangkabau, dari www.tivapink.blogspot.com

Siapa yang tahu gambar diatas merupakan pakaian adat dari mana? Ya benar, Minangkabau. Pasti kalian hafal dengan hiasan kepala yang dikenakan pengantin perempuan.

Suntiang, itulah nama hiasan kepala yang hmmm.. katanya sih agak ‘berat’. Selain karena ukurannya yang cukup besar, juga bahan yang terbuat dari lempengan logam. Sehingga pada zaman dahulu Suntiang bisa memiliki berat 3-5kg. Beruntunglah karena pada saat ini Suntiang telah dibuat lebih ringan.

Tuku, Bulung dan Ulos www.rumahpetik.com
Tuku, Bulung dan Ulos, dari www.rumahpetik.com

Pakaian adat Batak memiliki ciri khas pada hiasan kepala sepasang pengantin. Untuk pengantin pria mengenakan topi yang disebut Tuku, sedang pada pengantin wanita adalah Bulung.

Pakaian pengantin Batak juga identik dengan adanya kain Ulos, yaitu kain tenun. Bisa digunakan sebagai sarung dan selendang seperti pada gambar. Jenis Ulos pun juga beragam dan disesuaikan dengan fungsinya.

 

Jawa

Paes Ageng www.gitasalonriaspengantin.blogspot.com
Paes Ageng, dari www.gitasalonriaspengantin.blogspot.com

Pakaian adat yang identik dengan warna hitam dan motif keemasan diatas berasal dari jawa tengah. Tetapi ciri khas yang paling menonjol dari adat jawa adalah riasan Paes Ageng.

Riasan pada bagian kening berupa lengkungan tersebut bukanlah sembarangan karena terdapat filosofi yang bermakna Ketuhanan. Berbagai atribut pelengkap seperti hiasan mulai dari kepala hingga kaki pun memiliki makna yang berbeda yang mengandung doa untuk sang pengantin.

Indonesia dengan beragam budaya kini telah mengikuti perkembangan zaman termasuk pada pakaian adat. Masih banyak lagi ragam yang ada, tidak hanya yang telah disebutkan diatas.

Kini perempuan muslim pun tidak perlu ragu karena tetap bisa menggunakan pakaian adat pada acara pernikahan dengan modifikasi hijab. Acara pernikahan tentu akan tampak lebih menarik dengan mengusung tema budaya Indonesia.

Bayangkan sepasang pengantin cantik dan tampan dengan pakaian adat, menandakan cinta tanah air. Jadi kamu suka pakaian adat yang mana? Semua memiliki daya tarik masing-masing, tinggal pilih kok. Tapi jangan lupa cari calon pendampingnya dulu ya, hihi..

LEAVE A REPLY