SHARE
anaksantai.com

“Kok badan lo segitu-gitu aja sih?”. Kadang pertanyaan-pertanyaan itu ganggu banget buat kamu yang memang memiliki badan kurus.

Padahal udah makan banyak, tetap aja berat badan nggak naik. Nggak usah khawatir dulu. Gemuk atau kurus itu sebenarnya bukan masalah, tapi memang buat sebagian orang, masalah ukuran tubuh ini menjadi penting.

Ada yang mati-matian mau nurunin berat badan, tapi ada juga yang mau makan banyak tetap aja badannya segitu.

Ada beberapa hal yang mengakibatkan kita susah gemuk, seperti stress, fungsi metabolisme yang terganggu, niktoin, alkohol, sering begadang, kurang olahraga, kurang nutrisi, dan ada juga faktor genetik atau keturunan. Coba cek hal-hal berikut ini ya! Jangan sampai mau gemuk tapi justru salah caranya.

 

Suka ngemil sembarangan

Sumber foto dari Republika
Apalagi kalau ngemilnya diem-diem gini, dari Republika

Ada anggapan kalau cokelat, es krim, permen, dan cemilan manis lainnya bisa buat kamu gemuk. Makanan manis memang kerapkali diasumsikan dengan badan gemuk.

Alhasil karena berambisi ingin gemuk, kamu jadi terpengaruh untuk mengkonsumsinya, bahkan bisa berlebihan jumlahnya dan di waktu yang tidak tepat. Padahal makanan-makanan terlalu manis malah menyebabkan penyakit diabetes loh.

Coba deh atur waktu ngemil kamu. Cemilan di waktu senggang itu bisa menjaga stabilitas kadar gula dan memberi energi tambahan.

Ngemil yang baik adalah di antara waktu sarapan pagi dan makan siang, di antara makan siang dan makan malam, dan setelah makan malam jika masih merasa lapar. Harus tetap diingat ya, cemilannya harus cemilan sehat, seperti konsumsi buah, salad, dan yoghurt.

 

Kurang protein

Doc. istimewa
Protein, asupan tubuh dan otak (Doc. istimewa)

Ternyata faktor badan kamu susah gemuk juga karena kurang protein. Kekurangan zat ini bisa mengganggu perkembangan dan pertumbuhan kamu lho.

Tubuh yang kekurangan zat ini biasa disebut protein energy malnutrition. Kekurangan zat ini juga bisa mengganggu kinerja otak dan pencernaan.

Solusinya, kamu bisa akali dengan makan makanan yang mengandung zat ini. Tenang aja protein bisa kamu dapat dengan konsumsi protein nabati dan hewani.

Misalnya sarapan pagi dengan roti dan minum susu, atau bisa juga dengan telur. Atau bisa juga makan siang dengan sayur atau daging ikan. Tapi tetap kamu atur porsinya ya.

 

Tidur setelah makan

Doc. istimewa
Tidur habis makan malah bikin mual (Doc. istimewa)

“Habis makan nggak boleh tidur, nanti jadi gendut lho!”. Kamu pasti sering dengar ungkapan ini. Padahal belum tentu kalau habis makan terus tidur, makan lalu tidur lagi bisa buat badan kita gemuk.

Tidur setelah makan bukanlah penyebab utama badan kamu menjadi gemuk. Justru kegiatan itu bisa mengganggu proses pencernaan kamu, bahkan kamu bisa merasakan mual setelahnya.

Lakukan aktivitas lainnya setelah makan, sehingga tubuh tetap bekerja. Selain itu tidur secukupnya saja ya. Usahakan ikuti aturan tidur malam selama 8 jam/hari.

 

Kurang minum air putih

Sumber foto dari CNN Indonesia
Idealnya minum 8 gelas air putih per hari, dari CNN Indonesia

Ini yang sering dianggap sepele, padahal sangat membantu proses metabolisme tubuh. Terkadang kita lebih memilih minuman bersoda setelah makan, terutama saat makan di luar. Padahal minuman bersoda itu mengandung gula berlebih yang kurang baik untuk kesehatan.

Lebih baik minum air putih yang sudah tentu paling aman dan berguna untuk memenuhi asupan cairan dalam tubuh.

Kebutuhan air per hari masing-masing orang memang berbeda. Namun ada cara yang paling ideal untuk dilakukan.

Usahakan minum air putih secara bertahap sebanyak 8 gelas per hari, yaitu satu gelas setelah bangun tidur, satu gelas sebelum dan sesudah sarapan, satu gelas sebelum dan sesudah makan siang, satu gelas sebelum dan sesudah makan malam, dan satu gelas sebelum tidur. Jangan lupa juga untuk olahraga yang rutin ya!

LEAVE A REPLY