SHARE
ahdwallpaper.com

Daripada sakit hati. . . lebih baik sakit gigi ini. . . biar tak mengapa. . . la..la..la..

Sekilas lirik lagu dangdut ini terdengar lebay dan nggak logis. Tapi inilah ungkapan yang digambarkan seseorang yang sedang patah hati. Saking perihnya patah hati, sampai-sampai sakit gigi akan lebih baik dirasakan. Padahal kenyataanya kalau udah yang namanya sakit gigi, duh.. nyut-nyutannya sampai berasa ke ubun-ubun.

Kalau kamu juga sependapat sama lirik lagu tadi, kayanya kamu perlu pikir-pikir lagi deh. Sakit gigi itu nggak lebih baik dari sakit karena patah hati. Yaa namanya juga sakit, mana ada yang enak.

Usut punya usut, patah hati justru bisa berdampak besar terhadap kesehatan dan menimbulkan penyakit-penyakit lainnya lho. Apa aja sih dampak patah hati terhadap kesehatanmu? Yuk pelajari!

 

1. Sistem imun menurun

Portrait of a young woman sneezing In to tissue
Gara-gara patah hati malah gampang kena penyakit lainnya, dari www.wupdhd.org

Ketika patah hati, seseorang bisa dilanda kekalutan secara emosional yang tinggi. Orang tersebut akan sulit untuk beristirahat di malam hari karena terlalu banyak hal yang mencuri pikirannya.

Alhasil, ia akan sering begadang dan kehilangan waktu untuk mengistirahatkan tubuhnya. Selain itu, dampak dari tubuh yang kurang diistirahatkan akan menyebabkan sistem imun dalam tubuh menurun.

Mereka yang sistem imunnya menurun akan gampang terserang berbagai penyakit seperti demam, flu, migran, dan batuk.

 

2. Gangguan pencernaan

woman-stomach-ache-1
www.sickchirpse.com

Mereka yang patah hati pada umumnya akan mengalami penurunan nafsu makan. Yang biasanya makan 3 kali sehari bisa-bisa hanya sekali atau tidak sama sekali.

Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti maag dan peradangan usus. Perut akan terasa melilit karena sakit akibat tidak ada asupan makanan yang masuk.

Selain itu, gangguan pencernaan akan membuat si penderita patah hati mudah mengalami letih dan lesu serta tidak bersemangat menjalani hari.

 

3. Sesak napas

obat-asma-tradisional
www.obat-asma.com

Karena terlalu banyak bepikir, depresi, hingga akhirnya shock dan belum siap menerima kenyataan yang menyakitkan, patah hati bisa mengakibatkan sesak napas.

Kurangnya usaha untuk bisa mengontrol diri ditandai dengan sedih yang berlebih akan mengakibatkan seseorang sulit untuk mengatur napasnya yang dapat berujung pada penyakit asma. Ngeri juga yaa…

 

4. Darah Tinggi

Female doctor checking young woman blood pressure; Shutterstock ID 110814176; PO: The Huffington Post; Job: The Huffington Post; Client: The Huffington Post; Other: The Huffington Post
www.kunirputihwindramekar.com

Orang-orang yang patah hati cenderung akan mengalami stress hingga depresi akut. Gangguan psikis ini ternyata dapat mengakibatkan jantung berdetak lebih cepat dari biasanya.

Hal ini membuat pembuluh darah menyempit yang akhirnya membuat tekanan darah menjadi naik.

Patah hati itu sebenarnya wajar. Tapi kita nggak boleh berlarut-larut sampai menimbulkan penyakit yang lebih berbahaya. Dari pada repot ngobatin sakitnya, mending dicegah dari sekarang.

Kuncinya adalah tetap mengontrol diri dan berpikiran positif. Everything happens for a reason. Yang patah akan segera tumbuh kembali. Just believe it!

Baca juga : Move On Itu Bukan Soal Kemampuan, Tapi Kemauan

 

LEAVE A REPLY